Jumat, 25 April 2008

Pengalaman Melelahkan di Hotspot J.CO


Hari Minggu 13 April 2008 lalu saya mampir di J.CO Donuts & Coffe di Bintaro Plaza. Sambil mencicipi kopi latte seharga Rp26 ribu, yang tentunya cukup mahal bagi kantong orang sekelas saya, saya mencoba mengakses Internet dari Hotspot café ini.

Setelah membayar di kasir dan menunggu antrian dari seorang pria peracik kopi yang tidak terlalu ramah, saya kemudian dipanggil untuk mengambil kopi saya yang masuk dalam antrian. Kalau tidak bertanya, ternyata petugas kopi café ini tidak menawarkan langsung akses gratis hotspot ke Internet yang dipromosikan café ini.

Setelah saya bertanya, apa password hotspot-nya, barulah diberi tulisan password di kertas bill saya, yaitu "hazelle dazele". Cukup bingung, saya tanya ke petugasnya, apakah password itu pakai spasi atau tidak. Dia jawab, “Tidak”.

Kemudian, saya mencoba men-setup akses dengan O2. Aneh juga, signal hotspot-nya hilang-hilang timbul. Yang cukup kuat malah dari café Ola La yg berada di lantai 2.

Setelah berkali-kali mencoba, akhirnya semua usaha gagal total! Saya kemudian bertanya ke petugas peracik kopi, di mana sinyal hotspot yg paling kuat. Dia jawab, “Dekat kasir”. Tanpa tambahan kata "Pak" untuk ukuran orang seumur saya. Saya coba berpindah ke bangku dekat kasir. Ech, malah tidak ada sinyal sama sekali. Saya kemudian bertanya ke kasir, dan dijawabnya bahwa semua sinyal di area tersebut kekuatannya merata.

Ini kali kedua saya mencoba hotspot di J.CO. Tentu, akan melelahkan kalau saya mencobanya untuk ketiga kalinya. Goodbye hotspot J.CO.
Posting Komentar