Data-data berikut ini menarik:
Kontribusi SBN terhadap Utang Pemerintah Indonesia
Berdasarkan data resmi DJPPR Kementerian Keuangan, kontribusi SBN terhadap total utang pemerintah adalah sangat dominan dan menjadi komponen terbesar dalam struktur utang negara.
1. Komposisi Utang Pemerintah (Data Terbaru 2025–2026)
a. Per 31 Desember 2025 (data dirilis 13 Februari 2026 – Kontan)
- Total utang pemerintah: Rp 9.637,90 triliun
- Porsi SBN: Rp 8.387,23 triliun
- Kontribusi SBN: 87,02% dari seluruh utang pemerintah [nasional.k...ntan.co.id]
b. Per Kuartal III 2025 (Kompas.com)
- Total utang: Rp 9.408,64 triliun
- Porsi SBN: Rp 8.187,55 triliun
- Kontribusi SBN: 87,02% [money.kompas.com]
c. Per November 2024 (IGJ – data Kemenkeu)
- Total utang: Rp 8.680,13 triliun
- Porsi SBN: Rp 7.648,87 triliun
- Kontribusi SBN: 88,12% [igj.or.id]
Simpulan
➡ SBN menyumbang sekitar 87%–88% dari total utang pemerintah Indonesia.
SBN adalah instrumen utama pembiayaan negara, jauh melampaui pinjaman luar negeri maupun pinjaman dalam negeri.
Mengapa kontribusi SBN sangat besar?
1. Strategi pemerintah mengembangkan pasar keuangan domestik
DJPPR secara konsisten menyatakan bahwa pemerintah mengutamakan pembiayaan melalui SBN untuk:
- memperdalam pasar keuangan domestik,
- mengurangi ketergantungan pada pinjaman luar negeri,
- menjaga stabilitas pembiayaan. [money.kompas.com], [nasional.k...ntan.co.id]
2. SBN lebih fleksibel, dapat diterbitkan rutin, dan pasarnya likuid
Pemerintah dapat menerbitkan SBN:
- melalui lelang mingguan,
- private placement,
- book-building. [news.ddtc.co.id]
3. Risiko lebih terkendali dibanding pinjaman luar negeri
Kepemilikan SBN mayoritas oleh investor dalam negeri (hampir 85%) sehingga risiko sudden capital outflow lebih kecil. [igj.or.id]
Ringkasan:
| Tahun/Data | Total Utang | Porsi SBN | Kontribusi SBN |
|---|---|---|---|
| 2026 (data per 31 Des 2025) | Rp 9.637,9 T | Rp 8.387,23 T | 87,02% |
| Q3 2025 | Rp 9.408,64 T | Rp 8.187,55 T | 87,02% |
| Nov 2024 | Rp 8.680,13 T | Rp 7.648,87 T | 88,12% |
Siapakah Pembeli SBN Terbesar? Domestik atau Asing?
1. Pembeli/Pemilik SBN Terbesar: INVESTOR DOMESTIK
Data terbaru menunjukkan bahwa pembeli SBN terbesar adalah pihak dalam negeri, terutama:
a. Bank Indonesia (BI) — Pembeli terbesar
BI menjadi pembeli SBN terbesar dengan total pembelian Rp 47,07 triliun hingga 10 Maret 2025. [cnbcindonesia.com]
b. Asuransi & Dana Pensiun
Kelompok domestik ini membeli Rp 28,4 triliun, menempati posisi kedua terbesar. [cnbcindonesia.com]
c. Perbankan Nasional
Perbankan domestik membeli Rp 23,98 triliun SBN. [cnbcindonesia.com]
d. Investor Individu Domestik
Investor ritel dalam negeri juga signifikan dengan pembelian Rp 20,74 triliun. [cnbcindonesia.com]
2. Porsi Kepemilikan Asing: Lebih Kecil dari Domestik
Investor asing tetap aktif, tetapi porsinya jauh lebih kecil:
a. Pembelian asing jauh di bawah domestik
Investor asing membeli Rp 22,43 triliun, di bawah BI, asuransi/dapen, dan perbankan domestik. [cnbcindonesia.com]
b. Porsi kepemilikan asing hanya sekitar 14%
Kontan mencatat bahwa porsi kepemilikan asing dalam total SBN turun menjadi 14,32% pada Maret 2025. [pusatdata....ntan.co.id]
Ini menunjukkan bahwa ketergantungan Indonesia terhadap investor asing dalam pembiayaan SBN semakin kecil.
Simpulan
➡ Pembeli SBN terbesar adalah investor dalam negeri.
Kelompok domestik dominan meliputi:
- Bank Indonesia (yang paling besar)
- Asuransi & dana pensiun
- Perbankan nasional
- Investor individu domestik
➡ Investor asing ada, tetapi porsinya kecil dan tidak mendominasi.
Dengan demikian, struktur kepemilikan SBN Indonesia saat ini sangat didominasi oleh investor domestik, sehingga risiko ketergantungan pada modal asing relatif rendah.
Diakses dari Copilot.
Komentar